Monday, July 9, 2018

REKTOR IAIN PALANGKARAYA LAKUKAN PELEPASAN MAHASISWA KKN NUSANTARA

Palangka Raya – Setelah melaksanakan pembekalan KKN Nusantara dan KKN Lokal pada tanggal 02-04 Juli 2018 lalu, BP-KKN hari ini adakan pelepasan untuk KKN Nusantara.
 
Mahasiswa KKN Nusantara terbagai dalam 2 lokasi yaitu Jember dan Bengkalis. Untuk peserta sebanyak 10 orang di Jember dan 5 orang di Bengkalis.

“KKN Nusantara akan kita berangkatkan pada tanggal 08 Juli 2018 keberangkatan menuju Bengkalis dan 09 Juli 2018 keberangkatan menuju Jember,” kata Ajahari, M.Ag selaku ketua BP-KKN.

Selain itu dalam arahannya Rektor IAIN Palangka Raya Dr. Ibnu Elmi A.S Pelu, SH.MH. mengatakan untuk menjaga nama baik diri maupun keluarga.


“Saya berterima kasih kepada anda yang sudah memulai sesuatu diluar kebiasaan dengan mengikuti KKN ini. Selain itu anda tidak hanya membawa nama pribadi namun juga kampus dan keluarga yang harus dijaga,” kata Ibnu Elmi.
Ia juga mengingatkan kepada mahasiswa yang akan berangkat agar tetap menjalin komunikasi melalui media sosial untuk saling mengingatkan.

“Semangat untuk melaksanakan KKN, jaga prilaku, jaga diri, lembaga dan keluarga. Dan selama KKN jangan putus komunikasi dan saling mengingatkan satu sama lain walaupun ditempatkan dilokasi yang berbeda,” tambahnya.

Sumber : http://www.iain-palangkaraya.ac.id/new/rektor-lakukan-pelepasan-mahasiswa-kkn-nusantara/#more-3859

Friday, July 6, 2018

Apa Manfaat Mempelajari Ilmu Biologi?

Berkembangnya suatu ilmu diharapkan memberikan kontribusi kepada kesejahteraan bagi kehidupan. Dengan berkembangnya berbagai cabang biologi akan semakin bertambah besar peluang manfaat yang disumbangkan oleh biologi, antara lain.
  1. Memberikan pemahaman lebih mendalam kepada diri seseorang yang dapat diterapkan sebagai dasar untuk meningkatkan taraf hidupnya.
  2. Memberikan pengetahuan akan berbagai sumber daya hayati yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia.
  3. Memberikan rangsangan pada manusia untuk melakukan diversifikasi pemanfaatan sumber daya hayati sehingga diperoleh sumber baru yang berbeda.
  4. Memberikan pengetahuan untuk melakukan konservasi terhadap sumber daya hayati agar tidak punah.
Seseorang yang memahami biologi akan bersikap dan bertindak lain dalam menghadapi permasalahan kehidupan dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki pemahaman biologi. Contohnya, ketika munculnya wabah SARS, anggota masyarakat disarankan menggunakan masker. Orang awam mungkin beranggapan dengan menggunakan masker mereka tidak akan terkena SARS. Sementara itu bagi yang memahami akan virus, mereka menyadari hanya untuk mencegah meluasnya virus SARS saja, dan mereka selalu waspada dengan menjaga kebersihan serta mempersiapkan tindakan yang tepat bila menjumpai gejala SARS di masyarakat.

Selain manfaat, kemajuan ilmu pengetahuan terkadang mengandung sisi negative yang tidak diharapkan. Perkembangan biologi dalam teknik rekayasa genetika tidak diragukan lagi dapat menghasilkan bibit-bibit unggul yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan manusia. Jika teknik ini disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, mungkin dapat menghasilkan bibitbibit yang malah membahayakan bagi kehidupan.

Bila ini terjadi, kesejahteraan hidup yang seharusnya disumbangkan ilmu pengetahuan tidak tercapai, tetapi justru menyengsarakan kehidupan. Untuk menghindari penyelewengan dan penyalahgunaan teknologi, khususnya dibidang biologi, baru-baru ini dikembangkan aturan-aturan baku atau etika yang harus diperhatikan oleh para ahli yang tertarik pada objek kajian biologi yang disebut bioetika. Dalam bioetika memuat norma-norma atau kesepakatan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh seseorang yang berkaitan dengan penelitian di bidang biologi.

PERBANDINGAN MITOSIS DAN MEIOSIS

Terdapat beberapa perbandingan mitosis dan meiosis. Adapaun perbandingan tersebut bisa kita amati pada tabel dibawah.

PEMBEKALAN MAHASISWA KKN NUSANTARA DAN KKN LOKAL

Palangka Raya – Kampus IAIN Palangka Raya adakan pembekalan KKN Lokal ke 29 dan KKN Nusantara ke 2 Tahun 2018, pada senin pagi (02/07) di Aula kampus tersebut. 

Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor 3, Kepala Biro AUAK, Para Dekan, Wakil Dekan 3 dan mahasiswa KKN sebanyak 300 orang lebih.

Ketua BP-KKN IAIN Palangka Raya Ajahari, M.Ag. mengatakan untuk pelaksanaan pembekalan selama 3 hari.
“Kegiatan pembekalan diikuti oleh dua jenis mahasiswa KKN Lokal dan KKN Nusantara yang dilaksanakan selama 3 hari sejak tanggal 02-04 Juli 2018,” kata Ajahari.

Selain itu ia mengatakan pelaksanaan KKN Lokal akan ditempatkan di tiga wilayah selama 45 hari.
 
“Pelaksanaan KKN ini sebagai pengetahuan tambahan praktis bagi mahasiswa di lapangan selama kurang lebih 45 hari, ditempatkan di wilayah Pulang Pisau, Sampit dan Muara Teweh,” tambahnya.

Selain itu dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr. Abdul Qodir, M.Pd. mengatakan untuk mahasiswa KKN bisa menjaga kesehatan fisik ketika di lokasi.

“Bagi mahasiswa KKN Nusantara maupun KKN Lokal modalnya adalah kesehatan fisik, kesiapan keilmuan sosial dan intelektual yang akan ditempatkan di daerah. Selain itu mahasiswa KKN diharapkan menyiapkan program kerja yang dikoordinasikan dengan tokoh masyarakat setempat,” kata Abdul Qodir.

ALUMNI MOTIVASI SISWA MELALUI HADIAH

Palangka Raya – Berawal dari obrolan melalui whatsapp, alumni 91 Diploma II IAIN Palangka Raya angkatan II berencana untuk melalukan kegiatan amal, yaitu membagikan buku tulis.
Rencana tersebut kemudian terealisasi pada Rabu, 4 Juli 2018 di Madrasah Ibtidaiyah (MTs) Darul Ulum Palangka Raya. 30 paket buku tulis diberikan kepada beberapa siswa yang membutuhkan. Salah satu alumni Fatiyami Zainab mengungkapkan bahwa gerakan berbagi buku tulis ialah salah satu cara mereka mensyukuri nikmat yang telah didapat.
Ia juga berharap kedepannya kegiatan tersebut dapat dilakukan di berbagai sekolah di Palangka Raya, “Gerakan Hadiah Buku Tulis ini insya Allah akan diadakan berkelanjutan setiap menjelang tahun ajaran baru. Serta secara kuantitas dapat meningkatkan jumlah paket hadiah  dan bisa merambah pada sekolah-sekolah lain khususnya yang ada di Palangka Raya,” ungkapnya.
Gerakan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Palangka Raya H. Ahmad Maki, M.Pd.I, “semoga melalui kegiatan ini pihak sekolah dapat melakukan kerja sama lebih luas lagi bersama alumni Diploma II IAIN Palangka Raya,” harapnya.